It’s a SLEEP thing. Mari tidur..

Hai hai hai!!

Sekarang aku mau cerita tentang hobiku.. Yang pasti bukan hiking, rafting, ato shopping yah. Tepatnya TIDUR alias sleeping. Yup, hobi ini menurutku adalah hobi yang paling murah (gk perlu ngeluarin duit kan..tinggal bermimpi) dan berguna banget untuk mengembalikan kesegaran jiwa dan raga (halah). Aku termasuk orang yang gampang banget ketiduran, tp bukan pas dosen ngajar loh.. Klo lg emang semangat utk tidur, aku bisa aja tidur jam setengah 8 malem sampe jam 5 besok paginya. Hahahaha, udah makin mirip ma kebo nih..

Sodara-sodara, melalui postingan ini, aku akan mengungkap tentang keajaiban tidur. Salah satu tujuannya siy untuk menyadarkan kaum workaholic tentang betapa nikmat dan bermanfaatnya tidur itu. Iya nih, terkadang aku heran aja orang-orang yg keranjingan kerja, sampe-sampe cuma punya 3 jam tiap hari untuk tidur. Itu kan jelas-jelas gk sehat.. Oke, langsung dibahas aja yah. Berhubung aku bukan expert dalam sleep-ology (expert dalam melakukan tidur instan siy iya. Hohohoho), aku cuma melakukan studi literatur di internet dan mengalihbahasakan beberapa artikel di sana, dan tentu saja ditambah dengan beberapa pengalamanku. Oia, aku gk bakal ngebahas mekanisme kerja otak dalam tidur yah.. Sebagai orang awam, itu terlalu rumit buatku.

Ok, here we go!!

Kenapa sih manusia perlu tidur? Emang apa pentingnya?
Sejauh ini, kita cuma tau tidur itu cuma proses ato aktivitas untuk mengembalikan suplai energi yang hilang akibat kegiatan sehari-hari. Kenyataannya, tidur adalah waktu paling besar bagi tubuh untuk kegiatan repairing, contohnya pembaharuan sebagian besar jaringan otot. Contoh lainnya, hormon pertumbuhan (growth hormone) yang penting untuk pertumbuhan di masa kanak-kanak juga disekresi saat tidur. Growth hormone juga dibutuhkan oleh orang dewasa untuk meregenerasi jaringan otot.

Lebih jelas dunk..
Ibaratkan tubuh manusia adalah sebuah mobil. Kan gak ada mobil yang bisa lancar melaju tanpa ada tune-up ato ganti oli. Jalan sih bisa, tapi gk selancar klo dirawat dengan baik kan.. Nah, tidur ini sama dengan daily tune-up-nya tubuh.
Manusia bisa beraktivitas tanpa adanya tune-up, tapi gk bakal bisa mikir ato kerja seperti kalo udah beristirahat total. Tidur juga bakal untuk mengembalikan energi mental yang dikuras untuk proses berpikir dan mencipta setiap harinya.

FUN FACT: Jangan salah, ternyata tidur itu juga kegiatan aktif tubuh, sama  seperti kalo kita bekerja. Aktivitas tidur dikendalikan oleh bagian otak yang spesifik, yaitu hypothalamus. Terdapat sel saraf pada preotic nuclei yang aktif selama tidur. Kerusakan pada bagian ini menyebabkan insomnia.
Sebaliknya, reticular activating system pada batang otak (brain stem) mempengaruhi tingkat kesadaran ketika bangun. Kerusakan pada bagian ini menyebabkan koma.

Apa yang terjadi kalau kita kekurangan tidur?
Banyak! Ini nih beberapa di antaranya..
1) Melipatgandakan risiko penyakit kardiovaskular (jantung), berdasarkan penelitian University of Warwick dan University College London. Akan tetapi, awas, terlalu banyak tidur dapat meningkatkan risiko kematian dua kali lipat (SLEEP Journal dalam en.wikipedia.com). Hal ini dapat dipengaruhi oleh tingkat depresi, status sosioekonomi rendah, dan kelelahan akibat kanker.
2) Kenaikan risiko untuk kenaikan berat badan, hipertensi, dan diabetes mellitus tipe 2 yang terkadang berakibat pada kematian (Prof. Francesco Capuccio dalam en.wikipedia.com).
3) Mempengaruhi personality dan sense of humor. Akibatnya, manusia lebih mudah terganggu dan kurang toleran.
4) Mempengaruhi kemampuan otak untuk memproses dan berpikir atau kemampuan kognitif. Hal ini berkaitan langsung dengan tingkat kreativitas yang dihasilkan.

Jikalau kita gak tidur cukup, kita bakal ngantuk pada pukul 4 sore, terlepas dari makan siang yang sebelumnya dikonsumsi. Inilah ritme alami tubuh. Waktu ini dan pukul 6 pagi adalah waktu kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi karena pengendara tertidur ketika mengemudi.

Jadi, perlu berapa lama idealnya untuk tidur?
Durasi tidur dipengaruhi oleh usia dan aktivitas seseorang. Untuk orang dewasa, lamanya tidur menurut sebuh studi adalah 8.1 jam. Tapi, kebutuhan tidur orang-orang di dalam kelompok tsb adalah 6-10 jam.

Bagaimana menentukan durasi tidur yang pas?
Dengan jadwal akivitas biasa (usual), para peneliti berpendapat bahwa hanya diperlukan 7-8 jam per hari untuk tidur bagi sebagian besar orang. Untuk mengetahui tidur kita sudah cukup atau belum, dr Chris Hanning menyarankan tes sederhana apakah ngantuk bakal menyerang pada siang hari. Begini: ‘Jika Anda terbangun dan terjaga pada siang hari, sebenarnya Anda sudah tidur cukup’.
Kalau selama ini kita ngerasa ngantuk banget setelah makan siang, itu wajar dan gampang untuk diatasi. Gak perlu tuh pake tidur lama-lama. Cukup catnap aja sekitar 10 menit.. Ini triknya supaya tetep segar selama setengah hari berikutnya.

Kalau suliiiit banget untuk tidur, gimana dooonks?
Ini nih tipsnya. Cobain deh.
1) Jauhi tembakau, alkohol, kafein, atau obat-obatan yang menyebabkan kita tetap terjaga, seperti amphetamine, kokain, MDMA, dan methylphenidate.
2) Jangan nonton teve pas berusaha untuk tidur. Tayangan teve akan menstimulasi otak dan mempersulit proses jatuh-tidur.
3) Coba minum minuman hangat sebelum tidur, seperti susu atau coklat hangat. Tapi bukan yang mengandung kafein yah, seperti kopi atau teh..
4) Membaca buku bisa menyebabkan ngantuk kalo gk berhasil juga utk tidur..

Gimana soal mimpi?
Mimpi itu bunga tidur, sayang.. Bonus kalo tidur lah. Mimpi terjadi pada fase REM (rapid eye movement) dalam tidur, yaitu fase di mana aktivitas otak sama aktifnya dengan ketika bangun. Otot-otot besar tidak dapat digerakkan, jari-jari bergerak seketika, suhu tubuh dan detak jantung meningkat. Pernapasan menjadi kurang teratur. Fase ini merupakan fase tertinggi dalam tidur.

Banyak banget pendapat para ahli mengenai mimpi, salah satunya dari Sigmund Freud. Beliau berpostulat bahwa mimpi merupakan ekspresi simbolis dari keinginan yang tak terpenuhi dan masuk ke alam bawah sadar, dan menggunakan interpretasi mimpi dalam bentuk psikoanalisis untuk menginterpretasikan keinginan tadi. Para peneliti berpandangan skeptis terhadap pandangan Pak Freud ini, dan menyatakan mimpi merupakan bentuk keinginan untuk mengorganisasikan dan penyatuan memori dan pengalaman. Ribet yah?
Tapi sekarang udah banyak banget yah buku yang ngebahas arti mimpi. It’s getting more interesting there..

SATU LAGI FUN FACT: Pernah gak tiba-tiba gak sadar ato ‘lupa darat’ pas bangun? Ada ceritanya nih.. Manusia memiliki stage of sleep sebesar 90 menit per stage-nya. Jadi, setiap 90 menit, kita cenderung mendekati keadaan terbangun dan otak akan beralih ke alerted mode. Nah, kalau terbangun di antara stage 90 menit ini, kita akan berada di tengah-tengah stage tersebut, di mana otak belum ‘terlalu aktif’. Itulah kenapa terkadang kita gak sadar kalo terbangun.

Yawda, gitu aja postingan tidur ini, semoga bermanfaat dan yang gak punya waktu buat tidur semakin tersadar tentang pentingnya tidur itu. FYI, Surabaya hari ini (19/11/2008) ujan dari pagi, jadi enak banget untuk tidur hari ini. Jarang-jarang tuh Surabaya ujan. Jadi kebo lagi ney… Hahahaha..
Note: Di atas bukan pembenaran untuk jadi kebo tidur loh yaaaaa ;-D

~ by ikoiko on November 19, 2008.

2 Responses to “It’s a SLEEP thing. Mari tidur..”

  1. Kalo ada orang yang sukanya tidur melulu, itu kenapa? Sepertinya sepanjang hari molor, sehingga yang lihat aja merasa capek. Salam

  2. # Nono
    Waaah, gtw juga tuh. Itu emang alaminya gitu. Pasti seseorang itu sangat berdedikasi pada hobinya sehingga dy mengalokasikan sebagian besar waktunya ke sana. Huehehehehe ;-P

Leave a Reply